Monthly Archives: October 2012

Kangen Semiotika

Mari kita mulai dengan Bismillah, segala sesuatu toh akan dimulai dengan Bismillah kalau mau ujung-ujungnya enak, paling tidak berkah lah.

Jumat ini Idul adha, tapi sedikit kesiangan tadi, alhasil ngga ikutan solat Ied, tapi bukan itu kok bahasannya, toh kalau katanya Muhammad Nuruddin Tayasi, seorang kawan lama dari SMA dulu “hubungan lo sama Allah itu hubungan yang vertikal boy, manusia ngga perlu tau apa-apa” setuju banget dong pastinya? iyalah…
Nah, jadi gini…
Pasti pernah dong liat billboard ini? (biasanya sih ada di sekitaran kemang sama yang pasti banget ada tuh deket Seven Eleven seberang Taman menteng) yak…ini adalah kampanye Mrlboro yang baru, varian terbarunya Marlboro yang seinget saya namanya Ice Blast, apa yang menarik disini? itu yang mau saya bahas.
Jadi sedari kecil dulu saya selalu ingat kalau Marlboro itulah identik dengan koboi, kuda jantan dan alam liar, ketemu dong semiotikanya disitu? beneeerrr…jadi sebagai penanda dan membulatkan mitos bahwa konsumennya Marlboro itu adalah org “bad boy“, cuek, seruntulan, jantan, laki banget, suka sama alam liar (yah mungkin disini juga diibaratkan dengan mencintai Mother Nature kali yah) sampe situ kita rem, seinget saya yah, waktu itu pernah nonton iklan Marlboro di salah satu film independent yang dibuat sama bule yang ngebahas soal anak kecil ngerokok mild itu tuh, lupa judulnya apa tuh film, dari tadi ngubek-ngubek youtube ga nemu, pokoknya yang di film itu dibahas soal orang-orang philip morris yang lagi bikin event apa gt di JCC trus pas ditanya ngerokok apa ngga ternyata mereka ngga ngerokok, nah jadi, di dokumenter itu juga diperlihatkan tuh awal mulanya iklan Marlboro Man itu, si koboi diperlihatkan sedang merokok dengan latar padang pasir atau apa gitu ya, pokoknya jantan banget lah pencitraan icon si Marlboro Man ini, itu tahun 1954 kalau tidak salah awalnya pembuatan iklan itu, dipake sampe tahun 1999, dan kampanye itu dibuat sama agency impian saya Leo Burnett(curhat nih lama-lama).
Sebetulnya sampe beberapa waktu lalu yah, which means tahun-tahun 2010-an juga Marlboro masih menggunakan pencitraan kejantanan itu dengan kuda dan koboi, beberapa kali gue liat di baliho nya Marlboro sekitaran Jakarta Selatan, bahkan waktu ada event yang di sponsori Marlboro pun tetap menggunakan icon cowo macho nan berkulit rada gelap (restu sinaga kalau tidak salah waktu itu, dan sekali lagi gue lupa nama eventnya).
Sampe pada suatu waktu di tahun 2012 ini, saya lihat iklan Marlboro Ice Blast dengan kampanye nya yang menggunakan…KUCING…yak, buyar semua mindset saya yang sudah terbentuk dari beberapa tahun sebelumnya soal Marlboro tentang kejantanan dan segala macem pencitraan ke-macho-annya itu, kucing itu yang saya tahu yah binatang yang manja, imut-imut ga jelas gt kan…trus apa hubungannya sama Marlboro?
Menariknya adalah, ketika saya search di google tentang baliho ini, saya menemukan sebuah tulisan di bold yang menarik, yang menjelaskna kalau gambar di dalam baliho itu adalah sejenis kucing yang diberi nama COUGAR , cougar sendiri adalah sejenis kucing besar yang banyak ditemui di Amerika (native nya emang disitu sih), pada abad ke-17 seorang ahli hewan dari Jerman, Georg Marcgrave, menamai si kucing besar itu, cuguacu arapemberian nama oleh Marcgrave ini atas dasar apa yang telah dilakukan juga oleh rekannya, seorang ahli hewan asal Belanda, bernama Willem Piso,  yang juga melakukan penelitian pada tahun 1648, cuguacu ara kemudian diganti menjadi cuguar oleh seorang ahli hewani dari Perancis yang bernama, Georges-Louis Leclerc, Comte de Buffon di tahun  1774 (konversi penamaan ini dirasa-rasa merujuk kepada nama Jaguar, yang memang sudah ada seblumnya), daaaann…nama cuguar ini kemudian di modifikasi lagi dalam bahasa Inggris menjadi COUGAR.
Seiring dengan perkembangan zaman dan penggunaan bahasa-bahasa slang yang banyak terjadi di seluruh dunia, di Amerika juga tentunya, penggunaan nama COUGAR pun berubah fungsi, dari yang awalnya hanya sebagai nama seekor kucing besar, kini COUGAR juga adalah sebuah bahasa slang populer yang secara khusus mengidentifikasikan wanita berumur 30-40 tahun yang meng-incar lelaki muda untuk dijadikan kekasih atau untuk berhubungan seks. Sebenarnya penggunaan kata ini pertama kali masih diragukan, hanya saja diyakini penggunaan kata ini untuk mengartikan “Tante Girang” berawal dari sebuah website per-kencan-an http://www.cougardate.com di bagian barat Kanada, dan istilah slang ini juga sering di populerkan di berbagai media periklanan, serial tv, radio maupun film, inget dong sama serial cougar town beberapa waktu lalu? yang diputer di fox kalo ngga salah (CMIIW), nah itu salah satu bentuk penggunaan mitos dan istilah ini.
Penelitian saya ini memang hanya iseng-iseng semata, awalnya adalah bentuk kekecewaan saya sama Marlboro, karena telah merubah mindset saya selama bertahun-tahun lamanya, padahal yah, Marlboro Black Menthol yang notabene lebih banyak dihisap sama perempuan tetep menggunakan kuda hitam untuk kampanyenya, mendadak pas Ice Blast keluar ke pasaran langsung hilang kejantannya Marlboro, hilang sama sekali, kampanye periklanan untuk Marlboro Ice Blast sangat diruncingkan untuk konsumen wanita, dan lebih jelasnya, spesifikasinya adalah untuk konsumen “Tante Girang” dan menurut saya, hmmm, entahlah, sarkas atau cerdas? anda sendiri lah yang menilai.
“Marlboro…i see what u did there…”
 
PS : sejujurnya saya masih penasaran kenapa istilah COUGAR ini diruncingkan mengacu kepada tante girang, mungkin kalau waktu saya sudah cukup nanti saya akan posting kenapa orang-orang di bagian barat Kanada sana mengistilahkan tante girang dengan istilah COUGAR, apakah jenis kucing besar ini memang suka main seks dengan pejantan yang masih muda? ataulah hanya pengistilahan anak-anak iseng semata? kita akan buktikan nanti, sekarang saatnya mandi, saya belum mandi dari tadi…
Tagged , ,